Fitrah Politik
Fitrah Politik

Kaum muslimin bahagia telah sukses tunaikan kewajiban. Banyak pelajaran dari ibadah ini. Mulai melatih kesabaran, membangun solidaritas hingga gemar memberi. Kalam Ilahi didekati. Kata dan langkah kaki di bawah kendali. Caci maki dikurangi. Kebenaran diperjuangkan sepenuh hati. Kemungkaran tetap dikritisi. Semua dasarnya bakti dan melayani. Ibadah adalah kebahagiaan hakiki. Menuju panggilan lembut Allahu Robbi “fadkhulii […]

Selengkapnya
Masalah Krusial Jokowi

Kini Pak Jokowi masih Presiden dan diperpanjang atau tidak tergantung putusan Mahkamah Konstitusi nanti. Berbeda dengan tahun 2014, saat ini masalah yang dihadapi Pemerintah Jokowi dalam kaitan dengan aspirasi kerakyatan lebih kompleks dan rawan. Ada beberapa hal yang “menggantung” dan menjadi “masalah kerakyatan” yang menjadi titik lemah dan tantangan yang dihadapi. Pertama, pemilu 2019 yang […]

Selengkapnya
Bapak Makar Nasional
Bapak Makar Nasional

Rekor Muri untuk Bapak Makar bisa disematkan pada Bapak Wiranto. Bahkan bisa diusulkan kepada panitia Guinness Book of Record. Begitu mudahnya menuduh tokoh dan aktivis kritis dengan predikat “makar”. Input asal asalan sehingga bacaan medsos pun disetarakan dengan laporan “confidential” intelijen. Baru saja medsos dibunuh dengan alasan banyak hoax eh kini malah diinput beritanya untuk […]

Selengkapnya
Menipu Diri Sendiri
Menipu Diri Sendiri

Penguasa yang memiliki segala sarana untuk menjalankan kekuasaan biasanya pandai dalam hal rekayasa. Ia punya media, jaringan dana, lembaga propaganda, kekuatan senjata, bahkan legitimasi agama. Semua digunakan untuk memperbesar kekuasaan atau memproteksi dari gangguan yang menerpa. Penguasa selalu merasa benar dengan kebijakannya. Menganggap kritik sebagai sikap tak tahu jasa dan kerja. Pada tingkat ekstrim baginya […]

Selengkapnya
Wow, Mau Dibunuh
Wow, Mau Dibunuh

Pengumuman atau Konpers Kapolri di Kantor Kemenko Polhukam 28 Mei yang diliput banyak media mengungkap bahwa empat tokoh menjadi sasaran tembak pembunuh bayaran. Cukup mengenaskan. Empat tokoh nasional itu adalah pejabat Pemerintah dan “jago tembak” yakni dua jenderal TNI (Wiranto dan Luhut) dan dua Jenderal Polisi (Budi Gunawan dan Gories Mere). Entah ngeri atau lucu […]

Selengkapnya